Detail Cantuman Kembali
penentuan standar waktu produksi pokok proses pengelasan MIG (Metal Inert Gas) butt joint dan fillet joint pada logam aluminium alloy 5083
Pada proses pembangunan kapal hampir 80% pekerjaan adalah pengelasan, dimana ketrampilan dan kompetensi sangat berpengaruh dalam penyelesaian pekerjaan las. Standar waktu pekerjaan las sangat dibutuhkan guna mengetahui lama waktu pekerjaan pengelasan secara keseluruhan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menentukan standar waktu produksi pokok proses pengelasan MIG pelat aluminium untuk sambungan butt joint pada posisi down hand (1G), horizontal (2G), vertical up (3G) dan fillet joint pada posisi down hand (1F), horizontal (2F), vertical up (3F) dalam proses pembangunan kapal aluminium. Data diperoleh dengan pengukuran dan pengamatan secara langsung di lapangan pada pekerjaan pengelasan kapal aluminium, Kemudian data diolah dan dianalisa menggunakan salah satu metode statistik yaitu ANOVA (Analisis of Variance) dengan menggunakan bantuan program SPSS 16.0 for windows (Statistical Program for Science), Sehingga diperoleh persamaan standar waktu pengelasan posisi 1G Y = 9,79 X + 56,79, posisi 2G Y = 10,49 X + 62,11, posisi 3G Y = 7,421 X + 73,59, posisi 1F Y = 8,71 X + 58,58, posisi 2F Y = 4,235 X + 83,01, dan posisi 3F Y = 7,636 X + 71,79.
621.14.10 Ach p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2014
Surabaya
xv, 86 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







